JABAR, KOMPAS.TV - Kemunculan busa seperti awan hitam di Kabupaten Subang, Jawa Barat, mendapat perhatian dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. <br /> <br />Dedi Mulyadi meminta Kementerian Lingkungan Hidup menyelidiki untuk memastikan sumber munculnya busa hitam. <br /> <br />Sebelumnya, warga Dusun Kondang, Subang, digemparkan dengan fenomena kemunculan awan hitam yang terbang di langit dan mendarat di persawahan serta perkampungan warga. <br /> <br />Awan yang menyerupai busa air berwarna hitam dengan bau asam diduga berasal dari limbah pabrik. <br /> <br />Polisi Polsek Patokbeusi Pantura, Subang, Jawa Barat, memastikan busa yang menyerupai awan hitam berasal dari luar Subang, tepatnya dari sebuah pabrik di Karawang. <br /> <br />Fenomena itu terjadi bersamaan dengan hujan deras dan angin kencang yang mendorong busa naik ke udara dan berpindah dari Karawang hingga ke wilayah Subang. <br /> <br />Polisi memastikan busa tersebut tidak beracun. <br />Dinas Lingkungan Hidup Subang mengaku masih belum mengetahui dari mana sumber awan atau busa hitam di langit Subang. <br /> <br />Dinas Lingkungan Hidup belum bisa mengambil sampel karena tidak ada bekas ketika menindaklanjuti laporan warga. <br /> <br />#polisi #awanhitam #subang #dinaslingkunganhidup <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/626806/beda-keterangan-polisi-dinas-lh-soal-asal-awan-hitam-di-langit-subang-sapa-malam
